Langsung ke konten utama

Pelatihan di Tingkat Cabang IPM Paciran

 Mendampingi Anak-Anak Mengikuti Pelatihan di Tingkat Cabang IPM Paciran

Saya masih ingat saat pertama kali saya mendampingi anak-anak mengikuti pelatihan di tingkat Cabang IPM Paciran. Mereka semua sangat bersemangat dan ingin belajar.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam berorganisasi, berkomunikasi efektif, dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan. Saya sangat bangga dengan kemajuan yang telah dicapai oleh anak-anak selama pelatihan.

Selama pelatihan, anak-anak belajar tentang cara berorganisasi yang efektif, cara berkomunikasi dengan orang lain, dan cara mengembangkan keterampilan kepemimpinan. Mereka juga belajar tentang cara mengatasi konflik dan cara bekerja sama dalam tim.

Saya sangat terkesan dengan kemampuan anak-anak dalam menerima dan mengaplikasikan pengetahuan yang mereka dapatkan selama pelatihan. Mereka semua sangat antusias dan bersemangat dalam belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.

Setelah pelatihan selesai, saya memutuskan untuk membawa anak-anak kembali ke rumah mereka dengan menggunakan colt penumpang umum. Mereka semua sangat senang sekali dan berteriak dengan gembira ketika saya mengumumkan bahwa kita akan naik colt.

Namun, selama perjalanan, beberapa anak-anak mulai merasa tidak enak badan. Mereka muntah-muntah dan berkeringat dingin. Saya langsung memberikan mereka air minum dan memastikan bahwa mereka tetap nyaman selama perjalanan.

Ternyata, beberapa anak-anak tersebut mabuk dan masuk angin karena perjalanan yang terlalu lama dan cuaca yang terlalu panas. Saya sangat khawatir tentang kesehatan mereka, tapi saya juga sangat bangga dengan keberanian mereka dalam menghadapi kesulitan.

Saya memastikan bahwa anak-anak tersebut mendapatkan perawatan yang tepat dan segera pulih dari kondisi mereka. Saya juga memastikan bahwa anak-anak lainnya tetap nyaman dan aman selama perjalanan.

Mendampingi anak-anak mengikuti pelatihan di tingkat Cabang IPM Paciran dan membawa mereka kembali ke rumah mereka dengan menggunakan colt penumpang umum merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya dapat melihat kemajuan yang telah dicapai oleh anak-anak dan saya dapat membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan mereka.


Penulis : Fathur Rohim Syuhadi

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN HASIL OBSERVASI KURIKULUM MERDEKA

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) Observasi adalah proses untuk mendapatkan sebuah data informasi melalui pengamatan. Nah, hasil pengamatan itu, ditulis dalam laporan, atau teks laporan hasil observasi. Jadi, dengan kata lain, teks laporan hasil observasi adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai suatu objek atau situasi, setelah diadakannya investigasi atau penelitian secara sistematis. Teks laporan hasil observasi sering juga disingkat menjadi teks LHO. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi Teks laporan hasil observasi biasanya berisi fakta-fakta yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Tujuan teks laporan hasil observasi adalah untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci mengenai suatu hal dari sudut pandang keilmuan kepada pembaca. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi Agar kamu lebih mudah membedakan teks ini dengan jenis teks yang lain, berikut ciri-ciri teks laporan hasil observasi yang bisa kamu pahami: 1. Bersifat Objektif Objektif di sini maks...

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Fase/Kelas: E / X Materi: Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit Capaian Pembelajaran: siswa mampu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks negosiasi secara kritis dan kreatif. Ringkasan Materi: Kaidah kebahasaan teks negosiasi umumnya meliputi: Bahasa Persuasif: Bahasa yang digunakan untuk membujuk atau menarik perhatian. Kalimat Deklaratif: Kalimat pernyataan yang memberikan informasi. Kalimat Interogatif: Kalimat tanya. Bahasa yang Santun: Menggunakan kata-kata seperti tolong, silakan, mohon, maaf. Pronomina: Kata ganti orang (saya, kami, Anda, kita). Kalimat Bersyarat: Menggunakan konjungsi seperti jika, kalau, apabila. Tugas 1: Analisis Kaidah Kebahasaan Instruksi: Bacalah teks negosiasi pendek di bawah ini, kemudian identifikasi unsur kebahasaannya ke dalam tabel yang tersedia! Teks: Penjual: "Selamat pagi, silakan dilihat-lihat dulu jaketnya, Kak. Kualitas kulit asli." Pembeli: "Pagi. Wah, bagus ya. Ka...

LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI

  LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Materi: Ide Pokok & Ide Penjelas Teks Biografi Kelas: X (Sepuluh) Bagian 1: Misi Detektif (Instruksi) "Halo, Detektif Literasi! Tugasmu adalah membedah perjalanan hidup seorang tokoh idola. Gunakan 'Kaca Pembesar' logikamu untuk memisahkan mana batang pohon (Ide Pokok) dan mana daun-daunnya (Ide Penjelas)." Bagian 2: Teks Kasus (Pilih Salah Satu Tokoh) atau Bisa Sesuai dengan Idola Kalian Sendiri.  Opsi A: Jerome Polin (Pendidikan) "Jerome Polin adalah sosok yang mendobrak stigma bahwa matematika itu membosankan. Melalui kanal YouTube-nya, ia membagikan cara cepat mengerjakan soal dengan gaya yang seru. Ia juga membuktikan bahwa kegigihan belajar bisa membawanya meraih beasiswa penuh di Jepang." Opsi B: Pratama Arhan (Olahraga) "Pratama Arhan menjadi inspirasi pesepak bola muda karena kerja kerasnya yang luar biasa. Ia mengawali karier dari sepatu bola yang jebol dan latihan di lapangan desa...