Langsung ke konten utama

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Fase/Kelas: E / X

Materi: Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit

Capaian Pembelajaran: siswa mampu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks negosiasi secara kritis dan kreatif.

Ringkasan Materi: Kaidah kebahasaan teks negosiasi umumnya meliputi:

Bahasa Persuasif: Bahasa yang digunakan untuk membujuk atau menarik perhatian.

Kalimat Deklaratif: Kalimat pernyataan yang memberikan informasi.

Kalimat Interogatif: Kalimat tanya.

Bahasa yang Santun: Menggunakan kata-kata seperti tolong, silakan, mohon, maaf.

Pronomina: Kata ganti orang (saya, kami, Anda, kita).

Kalimat Bersyarat: Menggunakan konjungsi seperti jika, kalau, apabila.


Tugas 1: Analisis Kaidah Kebahasaan

Instruksi: Bacalah teks negosiasi pendek di bawah ini, kemudian identifikasi unsur kebahasaannya ke dalam tabel yang tersedia!

Teks: Penjual: "Selamat pagi, silakan dilihat-lihat dulu jaketnya, Kak. Kualitas kulit asli." Pembeli: "Pagi. Wah, bagus ya. Kalau yang warna hitam ini harganya berapa, Pak?" Penjual: "Itu harganya 750 ribu, Kak. Murah untuk kualitas ekspor." Pembeli: "Aduh, apa tidak bisa kurang? Bagaimana kalau 500 ribu saja? Saya ambil sekarang." Penjual: "Wah, kalau harga segitu belum bisa, Kak. Modal kulitnya saja sudah mahal. Begini saja, saya beri harga pas 650 ribu. Itu sudah diskon paling besar." Pembeli: "Baiklah kalau begitu, Pak. Saya ambil yang hitam ini."

NoUnsur KebahasaanBukti Kalimat dalam Teks
1Kalimat Persuasif
2Kalimat Interogatif
3Kalimat Deklaratif
4Bahasa yang Santun
5Kalimat Bersyarat
6Pronomina (Kata Ganti persona)

Tugas 2: Mengubah Kalimat Menjadi Persuasif

Instruksi: Ubahlah kalimat "langsung/kasar" di bawah ini menjadi kalimat yang lebih persuasif dan santun dalam konteks negosiasi!

NoKalimat AsliKalimat Persuasif & Santun
1"Turunkan harganya jadi 50 ribu!"
2"Saya tidak mau beli kalau mahal."
3"Kasih saya bonus atau saya pergi."
4"Barang ini jelek, masa harganya mahal?"

Tugas 3: Refleksi Mandiri

Menurut pendapatmu, mengapa penggunaan bahasa yang santun sangat menentukan keberhasilan sebuah negosiasi?

Jawaban: ...................................................................................................................................

Tuliskan satu contoh kalimat bersyarat yang sering kamu gunakan saat menawar barang!

Jawaban: ...................................................................................................................................


Nilai: __________ 

Catatan Guru: __________________________________

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN HASIL OBSERVASI KURIKULUM MERDEKA

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) Observasi adalah proses untuk mendapatkan sebuah data informasi melalui pengamatan. Nah, hasil pengamatan itu, ditulis dalam laporan, atau teks laporan hasil observasi. Jadi, dengan kata lain, teks laporan hasil observasi adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai suatu objek atau situasi, setelah diadakannya investigasi atau penelitian secara sistematis. Teks laporan hasil observasi sering juga disingkat menjadi teks LHO. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi Teks laporan hasil observasi biasanya berisi fakta-fakta yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Tujuan teks laporan hasil observasi adalah untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci mengenai suatu hal dari sudut pandang keilmuan kepada pembaca. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi Agar kamu lebih mudah membedakan teks ini dengan jenis teks yang lain, berikut ciri-ciri teks laporan hasil observasi yang bisa kamu pahami: 1. Bersifat Objektif Objektif di sini maks...

LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI

  LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Materi: Ide Pokok & Ide Penjelas Teks Biografi Kelas: X (Sepuluh) Bagian 1: Misi Detektif (Instruksi) "Halo, Detektif Literasi! Tugasmu adalah membedah perjalanan hidup seorang tokoh idola. Gunakan 'Kaca Pembesar' logikamu untuk memisahkan mana batang pohon (Ide Pokok) dan mana daun-daunnya (Ide Penjelas)." Bagian 2: Teks Kasus (Pilih Salah Satu Tokoh) atau Bisa Sesuai dengan Idola Kalian Sendiri.  Opsi A: Jerome Polin (Pendidikan) "Jerome Polin adalah sosok yang mendobrak stigma bahwa matematika itu membosankan. Melalui kanal YouTube-nya, ia membagikan cara cepat mengerjakan soal dengan gaya yang seru. Ia juga membuktikan bahwa kegigihan belajar bisa membawanya meraih beasiswa penuh di Jepang." Opsi B: Pratama Arhan (Olahraga) "Pratama Arhan menjadi inspirasi pesepak bola muda karena kerja kerasnya yang luar biasa. Ia mengawali karier dari sepatu bola yang jebol dan latihan di lapangan desa...