Langsung ke konten utama

Jawaban?

Aku mulai dari mana ini, sebab cerita masih berlanjut untuk dalang yang mengkisahkan aku sebagai tokoh pembohong yang diam, tidak berbicara seperti batu serius yang kokoh dalam pendirian.
Salahkah? Atau memang dalang sudah menuliskan naskah untuk kisahnya yang romantis dan penuh drama panjang ini.
Untuk kali ini, aku masih belum bisa menjadi sosok pahlawan yang diharuskan mengganti kenyamanan dalam hal kehidupan.
Lalu bagaimana dengan saudara-saudaraku?
Sudah tenangkah dia dalam kehidupannya yang lebih diam dariku, apakah ceritanya tidak bisa ditulis seperti ceritaku ini.
Mungkin, aku sendiri memang harus melakoni pewatakan yang ditulis rapi ini, ya kalau aku bisa merubah kisahku, mungkin pembaca tokoh aku pasti akan terbangun untuk mencintaiku, lalu setelah orang-orang mencintaiku, apakah yang membenciku akan ikut mencintaiku? Mungkin Nur itu petunjuk bagi yang membenciku. Sederhana saja, aku bukanlah tipe orang yang suka dicintai, sebab yang mencintaiku tidak membutuhkan itu, apalagi yang membenciku mereka tidak mungkin berubah dengan cepat mencintaiku. Aku yakin dalang sudah membaca pergerakanku.
 Lalu, mengapa banyak yang bersembunyi untuk dicintai? Apakah mereka takut Kisahnya berhenti di titik benci?
Siapa yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan sederhana ini. Dalang Atau pembaca? Mungkin aku sendiri yang bisa.
Kan dalang yang menulis kisah ini, kok tidak bisa menjawab, pembaca bisa menjawab lebih faham tentang kisah yang dilihat dari kumpulan cerita-cerita, lalu aku sendiri bisa apa?
 Apa aku yang dikisahkan cukup untuk memberi jawaban ? Haruskah memakai aku kembali, kalau mau sudah banyak yang melakukan, bahkan diri sendiri sudah khatam untuk dimaki.

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN HASIL OBSERVASI KURIKULUM MERDEKA

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) Observasi adalah proses untuk mendapatkan sebuah data informasi melalui pengamatan. Nah, hasil pengamatan itu, ditulis dalam laporan, atau teks laporan hasil observasi. Jadi, dengan kata lain, teks laporan hasil observasi adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai suatu objek atau situasi, setelah diadakannya investigasi atau penelitian secara sistematis. Teks laporan hasil observasi sering juga disingkat menjadi teks LHO. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi Teks laporan hasil observasi biasanya berisi fakta-fakta yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Tujuan teks laporan hasil observasi adalah untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci mengenai suatu hal dari sudut pandang keilmuan kepada pembaca. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi Agar kamu lebih mudah membedakan teks ini dengan jenis teks yang lain, berikut ciri-ciri teks laporan hasil observasi yang bisa kamu pahami: 1. Bersifat Objektif Objektif di sini maks...

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Fase/Kelas: E / X Materi: Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit Capaian Pembelajaran: siswa mampu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks negosiasi secara kritis dan kreatif. Ringkasan Materi: Kaidah kebahasaan teks negosiasi umumnya meliputi: Bahasa Persuasif: Bahasa yang digunakan untuk membujuk atau menarik perhatian. Kalimat Deklaratif: Kalimat pernyataan yang memberikan informasi. Kalimat Interogatif: Kalimat tanya. Bahasa yang Santun: Menggunakan kata-kata seperti tolong, silakan, mohon, maaf. Pronomina: Kata ganti orang (saya, kami, Anda, kita). Kalimat Bersyarat: Menggunakan konjungsi seperti jika, kalau, apabila. Tugas 1: Analisis Kaidah Kebahasaan Instruksi: Bacalah teks negosiasi pendek di bawah ini, kemudian identifikasi unsur kebahasaannya ke dalam tabel yang tersedia! Teks: Penjual: "Selamat pagi, silakan dilihat-lihat dulu jaketnya, Kak. Kualitas kulit asli." Pembeli: "Pagi. Wah, bagus ya. Ka...

LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI

  LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Materi: Ide Pokok & Ide Penjelas Teks Biografi Kelas: X (Sepuluh) Bagian 1: Misi Detektif (Instruksi) "Halo, Detektif Literasi! Tugasmu adalah membedah perjalanan hidup seorang tokoh idola. Gunakan 'Kaca Pembesar' logikamu untuk memisahkan mana batang pohon (Ide Pokok) dan mana daun-daunnya (Ide Penjelas)." Bagian 2: Teks Kasus (Pilih Salah Satu Tokoh) atau Bisa Sesuai dengan Idola Kalian Sendiri.  Opsi A: Jerome Polin (Pendidikan) "Jerome Polin adalah sosok yang mendobrak stigma bahwa matematika itu membosankan. Melalui kanal YouTube-nya, ia membagikan cara cepat mengerjakan soal dengan gaya yang seru. Ia juga membuktikan bahwa kegigihan belajar bisa membawanya meraih beasiswa penuh di Jepang." Opsi B: Pratama Arhan (Olahraga) "Pratama Arhan menjadi inspirasi pesepak bola muda karena kerja kerasnya yang luar biasa. Ia mengawali karier dari sepatu bola yang jebol dan latihan di lapangan desa...