Langsung ke konten utama

JURNAL PSE

Jurnal pembelajaran sosial emosional dalam konteks PPG (Pendidikan Profesi Guru) 2025, khususnya dalam bahasa Indonesia, dapat merujuk pada catatan reflektif guru tentang penerapan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan sosial dan emosional siswa. Jurnal ini mencakup pengamatan, refleksi, dan rencana tindak lanjut terkait implementasi pembelajaran sosial emosional (PSE) di kelas. 

Contoh Format Jurnal Pembelajaran Sosial Emosional (PSE):

Identitas:

Nama Guru: [Nama Lengkap]

NIM: [Nomor Induk Mahasiswa]

Sekolah: [Nama Sekolah]

Kelas: [Kelas yang Diajar]

Tanggal: [Tanggal Jurnal Dibuat]

Topik Pembelajaran: [Topik Pembelajaran yang Berkaitan dengan PSE] 

Deskripsi Pembelajaran:

Tujuan Pembelajaran PSE

Siswa dapat mengenali dan mengelola emosi mereka dengan lebih baik.

Kegiatan Pembelajaran

Diskusi kelompok tentang berbagai emosi, bermain peran situasi konflik, membuat jurnal refleksi harian tentang emosi.

Strategi Pembelajaran

Menggunakan metode "Think-Pair-Share" untuk diskusi, memberikan contoh konkret situasi emosional, dan memberikan umpan balik positif.

Tantangan

Beberapa siswa masih kesulitan mengenali dan mengungkapkan emosi mereka dengan jelas, ada beberapa siswa yang kurang aktif dalam diskusi kelompok.

Keberhasilan

Sebagian besar siswa terlihat lebih berani dalam berbagi perasaan mereka setelah bermain peran.

Pembelajaran

Pentingnya memberikan ruang aman bagi siswa untuk berbagi emosi, pentingnya memberikan contoh yang konkret agar siswa lebih mudah memahami konsep emosi, dan pentingnya memberikan umpan balik yang spesifik.

Rencana Tindak Lanjut

Memberikan pertanyaan pemantik yang lebih spesifik untuk diskusi kelompok, memberikan lebih banyak waktu untuk siswa berlatih mengenali emosi, dan memberikan pujian yang spesifik.

Tips Menulis Jurnal PSE:

Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.

Berikan contoh konkret dari pengalaman di kelas.

Jujur dalam merefleksikan pengalaman.

Fokus pada aspek-aspek yang relevan dengan PSE.

Jadikan jurnal sebagai alat untuk belajar dan berkembang.

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN HASIL OBSERVASI KURIKULUM MERDEKA

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) Observasi adalah proses untuk mendapatkan sebuah data informasi melalui pengamatan. Nah, hasil pengamatan itu, ditulis dalam laporan, atau teks laporan hasil observasi. Jadi, dengan kata lain, teks laporan hasil observasi adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai suatu objek atau situasi, setelah diadakannya investigasi atau penelitian secara sistematis. Teks laporan hasil observasi sering juga disingkat menjadi teks LHO. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi Teks laporan hasil observasi biasanya berisi fakta-fakta yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Tujuan teks laporan hasil observasi adalah untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci mengenai suatu hal dari sudut pandang keilmuan kepada pembaca. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi Agar kamu lebih mudah membedakan teks ini dengan jenis teks yang lain, berikut ciri-ciri teks laporan hasil observasi yang bisa kamu pahami: 1. Bersifat Objektif Objektif di sini maks...

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Fase/Kelas: E / X Materi: Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit Capaian Pembelajaran: siswa mampu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks negosiasi secara kritis dan kreatif. Ringkasan Materi: Kaidah kebahasaan teks negosiasi umumnya meliputi: Bahasa Persuasif: Bahasa yang digunakan untuk membujuk atau menarik perhatian. Kalimat Deklaratif: Kalimat pernyataan yang memberikan informasi. Kalimat Interogatif: Kalimat tanya. Bahasa yang Santun: Menggunakan kata-kata seperti tolong, silakan, mohon, maaf. Pronomina: Kata ganti orang (saya, kami, Anda, kita). Kalimat Bersyarat: Menggunakan konjungsi seperti jika, kalau, apabila. Tugas 1: Analisis Kaidah Kebahasaan Instruksi: Bacalah teks negosiasi pendek di bawah ini, kemudian identifikasi unsur kebahasaannya ke dalam tabel yang tersedia! Teks: Penjual: "Selamat pagi, silakan dilihat-lihat dulu jaketnya, Kak. Kualitas kulit asli." Pembeli: "Pagi. Wah, bagus ya. Ka...

LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI

  LKPD: DETEKTIF BIOGRAFI Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Materi: Ide Pokok & Ide Penjelas Teks Biografi Kelas: X (Sepuluh) Bagian 1: Misi Detektif (Instruksi) "Halo, Detektif Literasi! Tugasmu adalah membedah perjalanan hidup seorang tokoh idola. Gunakan 'Kaca Pembesar' logikamu untuk memisahkan mana batang pohon (Ide Pokok) dan mana daun-daunnya (Ide Penjelas)." Bagian 2: Teks Kasus (Pilih Salah Satu Tokoh) atau Bisa Sesuai dengan Idola Kalian Sendiri.  Opsi A: Jerome Polin (Pendidikan) "Jerome Polin adalah sosok yang mendobrak stigma bahwa matematika itu membosankan. Melalui kanal YouTube-nya, ia membagikan cara cepat mengerjakan soal dengan gaya yang seru. Ia juga membuktikan bahwa kegigihan belajar bisa membawanya meraih beasiswa penuh di Jepang." Opsi B: Pratama Arhan (Olahraga) "Pratama Arhan menjadi inspirasi pesepak bola muda karena kerja kerasnya yang luar biasa. Ia mengawali karier dari sepatu bola yang jebol dan latihan di lapangan desa...